Close

June 10, 2018

KILAS BALIK Piala Dunia 1998 Prancis

Pertama kalinya Piala Dunia berformat 32 tim dan memunculkan Prancis sebagai raja di rumah sendiri.

Piala Dunia 1998 merupakan edisi keenam belas dari Piala Dunia FIFA, yang diselenggarakan di Prancis, 10 Juni hingga 12 Juli 1998. Prancis dipilih FIFA pada bulan Juli 1992 dalam pemilihan di Zürich, Swiss, mengalahkan dua calon lainnya, Maroko dan Swiss.

Turnamen ini dimenangkan tuan rumah Prancis, setelah memenangkan pertandingan final di Stade de France, Saint-Denis atas Brasil dengan skor 0–3. Sementara, tim kuda hitam Kroasia meraih juara ketiga setelah menang dengan skor 1–2 atas Bulgaria dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Stadion Parc des Princes, Paris.

Ronaldo, pemain Brasil menjadi pemain terbaik dalam turnamen edisi ini, sementara Davor Suker, pemain Kroasia menjadi pencetak gol terbanyak dengan 6 gol.

Piala Dunia edisi ini pada saat tersebut merupakan Piala Dunia dengan jumlah pengeluaran kartu merah terbanyak, yaitu 22 kali. Rekor ini kemudian pecah pada edisi 2006.

Penyelenggaraan Piala Dunia ini bisa dibilang cukup sukses karena tercipta 171 gol sepanjang turnamen. Mulai dari gol sundulan Cesar Sampaio pada pertandingan perdana antara Brasil dan Skotlandia hingga tendangan Emmanuel Petit saat final Prancis versus Brasil. Jumlah ini merupakan rekor terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

 

Bola Resmi

Bola resmi pertandingan untuk edisi ini adalah bola buatan Adidas, yang diberi nama Tricolore, yang dalam bahasa Indonesia berarti tiga warna.

Maskot

Sementara maskot resmi adalah Footix. yang digambarkan sebagai seekor unggas, yang merupakan salah satu dari simbol nasional negara tuan rumah penyelenggara, Prancis, yang mengenakan pakaian berwarna biru, yang merupakan pakaian seragam tim nasional sepak bola Prancis, dengan tulisan “FRANCE 98” di dada. Bulunya berwarna merah, dan digambarkan tengah memegang bola resmi Piala Dunia FIFA 1998.

Kata “footix” merupakan sebuah kata lakuran dari “sepak bola”, yang diberi akhiran “-ix” dari kata Astérix. Sebelumnya, ada beberapa nama lain yang sempat diajukan, yakni “Raffy”, “Houpi”, dan “Gallik”.

Lagu Resmi

Lagu resmi turnamen edisi ini adalah lagu yang dibawakan penyanyi Ricky Martin, berjudul The Cup of Life, sementara lagu himne edisi ini adalah lagu berjudul “La Cour des Grands”, yang dibawakan oleh Youssou N’Dour dan Axelle Red.

The Cup of Life – Ricky Martin

Film Dokumenter Piala Dunia 1998

 


10 FAKTA PIALA DUNIA 1998


davor suker robert prosinecki - croatia 3 jamaica 1 - world cup 1998 - 14061998

  1. Untuk kali pertama, Piala Dunia diikuti 32 tim peserta. Jumlah ini mengalami pertambahan delapan tim sejak edisi sebelumnya. Berkat penambahan tersebut, penentuan tim yang lolos ke babak 16 besar lebih sederhana. Seluruh 32 tim dibagi ke dalam delapan grup, lalu juara dan peringkat kedua grup lolos ke babak gugur. Berbeda ketika turnamen masih diikuti 24 tim, harus ada perhitungan tersendiri untuk menentukan tim peringkat ketiga dari enam grup yang tersedia.
  2. Maskot turnamen adalah seekor ayam jantan bertubuh biru dan diberi nama Footix. Akhiran “-ix” diberikan sesuai komik Asterix asal Prancis yang sangat populer di dunia.
  3. Penyelenggaraan turnamen terhitung sukses karena tercipta 171 golsepanjang turnamen. Mulai dari gol sundulan Cesar Sampaio pada pertandingan perdana antara Brasil dan Skotlandia hingga tendangan Emmanuel Petit saat final Prancis versus Brasil. Jumlah ini merupakan rekor terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
  4. Dunia merasakan demam Piala Dunia, baik penonton yang datang langsung maupun tidak. Usai pertandingan antara Skotlandia dan Maroko di Saint-Etienne, 125 ribu liter dihabiskan sekira 8000 fans Skotlandia yang bermabuk-mabukan. Mungkin mereka ingin melupakan kekalahan 3-0 tim kesayangannya. Di Bangladesh, sebuah kawasan mengalami pemadaman listrik empat malam berturut-turut akibat melonjaknya pemakaian karena orang-orang menyaksikan sepakbola lewat televisi.
  5. Namun, fans juga berulah. Pada pertandingan perdana melawan Tunisia, fans Inggris melakukan keributan di penjuru kota Marseille. Para pemilik kafe dilanda kekhawatiran sebelum akhirnya lebih dari ratusan fans diciduk karena mabuk-mabukan. Aksi kekerasan fans juga membawa korban. Seorang polisi Prancis bernama Daniel Nivel koma setelah diserang fans Jerman yang hendak menyaksikan pertandingan melawan Yugoslavia di Lens. Para pelaku diduga berasal dari kelompok Neo-Nazi dan setelah sadar dari koma, federasi Jerman memberikan santunan kepada Nivel yang harus menyandang cacat seumur hidup.
  6. Salah satu bentuk penghormatan kepada Nivel, pelatih Miroslav Blazevicselalu menenteng topi polisi setiap mendampingi Kroasia sepanjang turnamen. Tak hanya sikap tersebut yang membuat Kroasia mendapat pujian, tapi juga penampilan mereka di atas lapangan. Tampil untuk kali pertama di Piala Dunia, Kroasia melaju jauh dan akhirnya sukses menggaet medali perunggu setelah mengalahkan Belanda 2-1 pada perebutan tempat ketiga.
  7. Masih dari Kroasia, Robert Prosinecki mencetak rekor tersendiri dengan menjadi pemain yang pernah tampil untuk dua negara yang berbeda di Piala Dunia. Prosinecki memulai kiprah di Piala Dunia dengan kostum timnas Yugoslavia pada Italia ’90 dan delapan tahun kemudian tampil untuk negara pecahannya, Kroasia.
  8. Kalau Blazevic memiliki jimat keberuntungan berupa topi polisi, tim Prancis lain lagi. Setiap sebelum bertanding, Laurent Blanc selalu mencium kepala Fabien Barthez. “Kemesraan” bek dan kiper tim Ayam Jantan ini menjadi pemandangan tersendiri sepanjang Piala Dunia. Percaya atau tidak, Prancis tak pernah mengalami kekalahan dan akhirnya sukses menaklukkan Brasil 3-0 di final.
  9. Blanc juga mencatatkan diri dalam sejarah Piala Dunia. Turnamen kali ini memberlakukan sistem gol emas dalam babak gugur. Tim yang pertama kali mencetak gol pada perpanjangan waktu akan langsung dinyatakan sebagai pemenang. Pada babak 16 besar melawan Paraguay, Blanc membobol gawang Jose Chilavert pada menit ke-113 untuk membawa Prancis lolos ke babak berikutnya. Otomatis, gol kemenangan Blanc tersebut menjadi gol emas pertama sepanjang sejarah Piala Dunia. Sistem gol emas sendiri hanya dipertahankan hingga Piala Dunia berikutnya di Jepang-Korea Selatan.
  10. Terakhir, Prancis ’98 menyisakan cerita yang menarik dibahas sepanjang masa. Brasil mengalami kekalutan sebelum pertandingan final dimulai. Dinimhari sebelum final, Roberto Carlos terbangun karena mendengar suara gaduh di kamar hotelnya. Carlos ternyata mendapati rekan sekamarnya Ronaldo mengerang kesakitan. Panik, Carlos langsung memanggil dokter tim, Lidio Toledo, yang langsung memberikan obat penghilang rasa sakit. Paginya, pelatih Mario Zagallo mempertanyakan kesiapan Ronaldo tampil di final. Setelah serangkaian konsultasi dengan pelatih dan dokter, sang pemain akhirnya memutuskan untuk tetap bermain. Dalam susunan tim yang diterima wartawan, terjadi perubahan mendadak. Awalnya, Edmundo dimainkan dalam tim inti. Tapi, mendadak Ronaldo dimasukkan lagi. Ronaldo tampil melempem di final dan ketika dimasukkan sebagai pemain pengganti, Edmundo terlihat marah-marah. Hingga kini, tak ada yang tahu persis penyakit yang sebenarnya diderita Ronaldo.

 


DATA & STATISTIK


David Beckham Michael Owen England Romania FIFA World Cup 1998

Juara: Prancis
Runner-Up: Brasil
Skor Tertinggi: Spanyol vs. Bulgaria 6-1 (Grup D)
Total Gol: 171
Rata-Rata Gol: 2,67
Topskor: 6 Gol – Davor Suker (Kroasia)
Topskor Satu Pertandingan: 3 Gol – Gabriel Batistuta (Argentina)
Penonton Terbanyak: 80.000 (Brasil – Skotlandia, Grup A)
Total Penonton: 2.774.891
Rata-Rata Penonton: 43.357
Penampilan Perdana: Afrika Selatan, Jamaika, Kroasia, Jepang
Nama-Nama Stadion:
Stade de France (St.Denis) Gerland (Lyon)
Parc Des Princes (Paris) La Mosson (Montpellier)
Velodrome (Marseille) La Beaujoire (Nantes)
Felix Bollaert (Lens) Municipal (Toulouse)
Parc Lescure (Bordeaux) Geoffroy-Guichard (St.Etienne)

 


PERTANDINGAN


Dennis Bergkamp - World Cup 1998

GRUP A
Brasil 2-1 Skotlandia 10 Juni, Stade de France
Maroko 2-2 Norwegia 10 Juni, La Mosson
Skotlandia 1-1 Norwegia 16 Juni, Parc Lescure
Brasil 3-0 Maroko 16 Juni, La Beaujoire
Skotlandia 0-3 Maroko 23 Juni, Geoffroy-Guichard
Brasil 1-2 Norwegia 23 Juni, Velodrome
Klasemen M M S K GM GK P
1. Brasil 3 2 0 1 6 3 6
2. Norwegia 3 1 2 0 5 4 5
3. Maroko 3 1 1 1 5 5 4
4. Skotlandia 3 0 1 2 2 6 1
GRUP B
Italia 2-2 Cile 11 Juni, Parc Lescure
Kamerun 1-1 Austria 11 Juni, Municipal
Cile 1-1 Austria 17 Juni, Geoffroy-Guichard
Italia 3-0 Kamerun 17 Juni, La Mosson
Italia 2-1 Austria 23 Juni, Stade de France
Cile 1-1 Kamerun 23 Juni, La Beaujoire
Klasemen M M S K GM GK P
1. Italia 3 2 1 0 7 3 7
2. Cile 3 0 3 0 4 4 3
3. Austria 3 0 2 1 3 4 2
4. Kamerun 3 0 2 1 2 5 2
GRUP C
Prancis 3-0 Afrika Selatan 12 Juni, Velodrome
Arab Saudi 0-1 Denmark 12 Juni, Felix Bollaert
Prancis 4-0 Arab Saudi 18 Juni, Stade de France
Afrika Selatan 1-1 Denmark 18 Juni, Municipal
Prancis 2-1 Denmark 24 Juni, Gerland
Afrika Selatan 2-2 Arab Saudi 24 Juni, Parc Lescure
Klasemen M M S K GM GK P
1. Prancis 3 3 0 0 9 1 9
2. Denmark 3 1 1 1 3 3 4
3. Afrika Selatan 3 0 2 1 3 6 2
4. Arab Saudi 3 0 1 2 2 7 1
GRUP D
Paraguay 0-0 Bulgaria 12 Juni, La Mosson
Spanyol 2-3 Nigeria 13 Juni, La Beaujoire
Nigeria 1-0 Bulgaria 19 Juni, Parc des Princes
Spanyol 0-0 Paraguay 19 Juni, Geoffroy-Guichard
Spanyol 6-1 Bulgaria 24 Juni, Felix Bollaert
Nigeria 1-3 Paraguay 24 Juni, Municipal
Klasemen M M S K GM GK P
1. Nigeria 3 2 0 1 5 5 6
2. Paraguay 3 1 2 0 3 1 5
3. Spanyol 3 1 1 1 8 4 4
4. Bulgaria 3 0 1 2 1 7 1
GRUP E
Korea Selatan 1-3 Meksiko 13 Juni, Gerland
Belanda 0-0 Belgia 13 Juni, Stade de France
Belanda 5-0 Korea Selatan 20 Juni, Velodrome
Belgia 2-2 Meksiko 20 Juni, Parc Lescure
Belgia 1-1 Korea Selatan 25 Juni, Parc des Princes
Belanda 2-2 Meksiko 25 Juni, Geoffroy-Guichard
Klasemen M M S K GM GK P
1. Belanda 3 1 2 0 7 2 5
2. Meksiko 3 1 2 0 7 5 5
3. Belgia 3 0 3 0 3 3 3
4. Korea Selatan 3 0 1 2 2 9 1
GRUP F
Yugoslavia 1-0 Iran 14 Juni, Geoffroy-Guichard
Jerman 2-0 Amerika Serikat 15 Juni, Parc des Princes
Jerman 2-2 Yugoslavia 21 Juni, Felix Bollaert
Amerika Serikat 1-2 Iran 21 Juni, Gerland
Jerman 2-0 Iran 25 Juni, La Mosson
Amerika Serikat 0-1 Yugoslavia 25 Juni, La Beaujoire
Klasemen M M S K GM GK P
1. Jerman 3 2 1 0 6 2 7
2. Yugoslavia 3 2 1 0 4 2 7
3. Iran 3 1 0 2 2 4 3
4. Amerika Serikat 3 0 0 3 1 5 0
GRUP G
Rumania 1-0 Kolombia 15 Juni, Gerland
Inggris 2-0 Tunisia 15 Juni, Velodrome
Kolombia 1-0 Tunisia 22 Juni, La Mosson
Rumania 2-1 Inggris 22 Juni, Municipal
Rumania 1-1 Tunisia 26 Juni, Stade de France
Kolombia 0-2 Inggris 26 Juni, Felix Bollaert
Klasemen M M S K GM GK P
1. Rumania 3 2 1 0 4 2 7
2. Inggris 3 2 0 1 5 2 6
3. Kolombia 3 1 0 2 1 3 3
4. Tunisia 3 0 1 2 1 4 1
GRUP H
Jamaika 1-3 Kroasia 14 Juni, Felix Bollaert
Argentina 1-0 Jepang 14 Juni, Municipal
Jepang 0-1 Kroasia 20 Juni, La Beaujoire
Argentina 5-0 Jamaika 21 Juni, Parc des Princes
Jepang 1-2 Jamaika 26 Juni, Gerland
Argentina 1-0 Kroasia 26 Juni, Parc Lescure
Klasemen M M S K GM GK P
1. Argentina 3 3 0 0 7 0 9
2. Kroasia 3 2 0 1 4 2 6
3. Jamaika 3 1 0 2 3 9 3
4. Jepang 3 0 0 3 1 4 0
BABAK 16 BESAR
Brasil 4-1 Cile 27 Juni, Parc Des Princes
Italia 1-0 Norwegia 27 Juni, Velodrome
Nigeria 1-4 Denmark 28 Juni, Stade de France
Prancis (AET) 1-0 Paraguay 28 Juni, Felix Bollaert
Jerman 2-1 Meksiko 29 Juni, La Mosson
Belanda 2-1 Yugoslavia 29 Juni, Municipal
Argentina
(pen.)
2-2
(4-3)
Inggris 30 Juni, Geoffroy-Guichard
Rumania 0-1 Kroasia 30 Juni, Parc Lescure
BABAK PEREMPAT-FINAL
Brasil 3-2 Denmark 3 Juli, La Beaujoire
Italia 0-0
(3-4)
Prancis
(pen.)
3 Juli, Stade de France
Jerman 0-3 Kroasia 4 Juli, Gerland
Belanda 2-1 Argentina 4 Juli, Velodrome
SEMI-FINAL
Brasil
(pen.)
1-1
(4-2)
Belanda 7 Juli, Velodrome
Prancis 2-1 Kroasia 8 Juli, Stade de France
PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
Belanda 1-2 Kroasia 11 Juli, Parc Des Princes
FINAL
Brasil 0-3 Prancis 12 Juli, Stade de France

Ronaldo Brazil France 1998 World Cup

 

Hasil akhir dan penghargaan

Hasil akhir

Piala Dunia 1998
Juara
Lambang Federasi Tim Nasional Perancis
  Prancis
Gelar Pertama

 

Posisi Tim Konfederasi
1   Prancis UEFA
2  Brasil CONMEBOL
3  Kroasia UEFA
4  Belanda UEFA
5  Italia UEFA
6  Argentina CONMEBOL
7  Jerman UEFA
8  Denmark UEFA
9  Inggris UEFA
10  Yugoslavia UEFA
11  Rumania UEFA
12  Nigeria CAF
13  Meksiko CONCACAF
14  Paraguay CONMEBOL
15  Norwegia UEFA
16  Chili CONMEBOL
17  Spanyol UEFA
18  Maroko CAF
19  Belgia UEFA
20  Iran AFC
21  Kolombia CONMEBOL
22  Jamaika CONCACAF
23  Austria UEFA
24  Afrika Selatan CAF
25  Kamerun CAF
26  Tunisia CAF
27  Skotlandia UEFA
28  Arab Saudi AFC
29  Bulgaria UEFA
30  Korea Selatan AFC
31  Jepang AFC
32  Amerika Serikat CONCACAF

 

Penghargaan

Bola Emas adidas

Penghargaan ini diberikan kepada pemain terbaik selama turnamen berlangsung.

Bola Emas Bola Perak Bola Perunggu
Bendera Brasil Ronaldo
( Brasil)
Bendera Kroasia Davor Suker
( Kroasia)
Bendera Perancis Lilian Thuram
(  Prancis)

Sepatu Emas adidas

Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak selama turnamen berlangsung.

Sepatu Emas Sepatu Perak Sepatu Perunggu
Bendera Kroasia Davor Suker
(6 Gol)
Bendera Argentina Gabriel Batistuta
dan
Bendera Italia Christian Vieri
(5 Gol)
Bendera Brasil Ronaldo
Bendera Chili Marcelo Salas
Bendera Meksiko Luis Hernandez
(4 Gol)

Penghargaan Yashin

Penghargaan ini diberikan kepada penjaga gawang yang dinilai bermain terbaik menurut FIFA selama turnamen berlangsung.

 

Penjaga Gawang Terbaik
Bendera Perancis Fabien Barthez
(  Prancis)

 

Penghargaan Pemain Muda Terbaik

Penghargaan ini diberikan kepada pemain berusia muda yang dinilai bermain terbaik menurut FIFA selama turnamen berlangsung.

 

Pemain Muda Terbaik
Bendera Inggris Michael Owen
( Inggris)

 

Penghargaan Tim Paling Menghibur[sunting | sunting sumber]

Penghargaan ini diberikan kepada tim yang dinilai bermain paling menghibur menurut FIFA selama turnamen berlangsung.

 

Paling Menghibur   Prancis

 

Penghargaan Fair Play FIFA

Penghargaan ini diberikan kepada tim yang meraih poin tertinggi menurut kriteria Komite Fair Play FIFA selama turnamen berlangsung.

 

Fair Play  Inggris
  Prancis

 

Tim Pilihan FIFA

Berikut merupakan tim pilihan FIFA, hasil dari keseluruhan turnamen ini.

 

Tim Pilihan FIFA
Penjaga Gawang Pemain Bertahan Pemain Tengah Pemain Depan
  • Bendera Perancis Fabien Barthez
  • Bendera Paraguay José Luis Chilavert
  • Bendera Belanda Frank de Boer
  • Bendera Brasil Roberto Carlos
  • Bendera Paraguay Carlos Gamarra
  • Bendera Perancis Lilian Thuram
  • Bendera Perancis Marcel Desailly
  • Bendera Belanda Edgar Davids
  • Bendera Brasil Dunga
  • Bendera Brasil Rivaldo
  • Bendera Denmark Michael Laudrup
  • Bendera Perancis Zinedine Zidane
  • Bendera Belanda Dennis Bergkamp
  • Bendera Brasil Ronaldo
  • Bendera Denmark Brian Laudrup
  • Bendera Kroasia Davor Suker

 

Video Final Piala Dunia 1998

https://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Dunia_FIFA_1998

http://www.goal.com/id/news/1369/piala-dunia/2010/04/02/1850611/kilas-balik-piala-dunia-1998-prancis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *